Tag: Trading yang Benar

Belajar Analisis Teknikal Dan Mendasar Saham, Mana Yang Lebih Penting?

Analisis Saham (Fundamental), Analisis Saham (Teknikal), Trading yang Benar
Saya menulis pos ini alasannya yaitu saya tergelitik dengan pertanyaan salah seorang rekan: "Bung Heze, saya ingin mencar ilmu saham. Lebih baik saya mencar ilmu analisis teknikal atau analisis mendasar dulu?" Pertanyaan ini kalau dijabarkan sebetulnya mengarah pada: Mana sih yang lebih penting, mencar ilmu analisis teknikal atau mendasar dulu?  Banyak yang beranggapan bahwa kalau anda seorang trader maka anda harus mencar ilmu analisa teknikal. Kalau anda seorang investor, maka anda harus mencar ilmu analisa fundamental. Hal ini memang benar. Tetapi kalau anda bertanya mana yang lebih penting, maka semuanya penting.  Terkadang analisa teknikal dan analisa mendasar merupakan analisa-analisa yang bisa melengkapi satu sama lain. Sebagai contoh, kalau anda ingin trading di sa...

Mengapa Banyak Pemain Saham Yang Bangkrut?

Refleksi, Trading yang Benar
Sejak berdirinya web ini, saya menemukan banyak rekan2 yang sharing mengenai pengalamannya menekuni dunia saham. Dari banyak sharing yang saya dapatkan ternyata banyak juga 'mantan' pemain saham yang kini sudah tidak lagi menggeluti dunia saham. Ketika saya bertanya apa alasan mereka berhenti, banyak yang menjawab: "Karena modal mereka tergerus habis" alias bangkrut.  Tidak sedikit pemain saham yang bangkrut. Dan tentu saya berharap hal tersebut tidak terjadi pada anda. Seorang pemain saham dikatakan melarat apabila modal yang dipakai sudah benar-benar habis.  Saya sendiri pernah mengalami masa-masa hampir melarat di pasar saham. Namun, dengan banyak sekali pelajaran dan taktik kesudahannya saya tetap sanggup bertahan dan mencetak profit hingga hari ini. Baca juga: Cara ...
3 Cara Melatih Kesabaran Dalam Trading Saham

3 Cara Melatih Kesabaran Dalam Trading Saham

Analisis Saham (Teknikal), Psikologi Trading, Trading yang Benar
Salah satu kunci kesuksesan dalam trading ialah kesabaran. Kesabaran dalam main saham mempunyai beberapa makna. Kesabaran dalam trading bisa berarti:  - Anda tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan trading, baik beli maupun jual - Anda tidak praktis panik ketika saham anda turun - Anda tidak praktis euforia ketika sanggup untung besar - Anda tidak bergairah untuk membeli saham dalam jumlah besar  Kesabaran dalam trading akan memperlihatkan hasil profit yang jauh lebih baik. Karena bila anda nggak sabaran, grusa-grusu dalam mengambil keputusan, percayalah modal anda akan cepat tergerus. Di pasar saham ada 3 hal yang menciptakan kesabaran trader diuji: Fluktuatif harga saham, ketika anda sedang rugi, dan ketika anda memperoleh profit besar.  Maka dari itu, supaya anda...

Tips Main Saham Untuk Karyawan Kecil

Trading yang Benar
Semakin maraknya edukasi-edukasi saham di Indonesia, dan mulai meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk mulai main saham, otomatis akan semakin banyak profesi dari banyak sekali kalangan yang mulai mencoba membuka rekening saham, baik dengan tujuan mengakibatkan saham sebagai penghasilan utama atau sekedar penghasilan sampingan.  Saya semakin sering menerima pertanyaan rekan2:  "Bung Heze, gimana caranya main saham?" "Berapa modal minimal kalau saya pingin main saham?" "Pak Heze, saya mau buka akun saham. Kantor sekuritas mana yang bagus?"  Pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan rekan2 ini menawarkan bahwa semakin banyak orang yang ingin mulai main saham. Nah, banyak dari rekan2 yang ingin main saham dan dikala ini mempunyai profesi sebagai karyawan.  ...

Main Saham: Anda Tidak Perlu Meratapi Kerugian Dan Kesalahan

Trading yang Benar
Selama bertahun-tahun trading saham saya dapat menyimpulkan bahwa saham itu bukanlah ilmu pasti. Memang ada cara-cara tertentu untuk menganalisis dan memprediksi pergerakan harga saham yang akan naik. Tetapi, dalam trading saham ada banyak faktor yang juga harus dipertimbangkan, terutama kondisi pasar ketika itu. Dalam menanggapi kondisi pasar saham ini, trader seringkali meratapi kerugian dan ramalannya yang meleset. Padahal meratapi dan analisanya sendiri bukanlah sesuatu yang perlu dilakukan sebagai pemain saham. Setiap pemain saham niscaya pernah mengalami rugi dalam trading, tidak peduli anda pemain saham pro atau pemain saham pemula.  Lalu, mengapa banyak trader yang merasa kesal, menyesal, dan paranoid ketika terkesan "salah mengambil keputusan"? Jawabannya karena: Trader...

Semakin Banyak Informasi, Trading Saham Semakin Oke?

Trading yang Benar
Dalam trading saham, informasi memang ialah sesuatu yang kita butuhkan sebagai trader untuk dasar mengambil keputusan beli dan jual saham. Sebagai contoh, anda membutuhkan informasi kapan harga kerikil bara akan naik lagi sebagai dasar pengambilan keputusan untuk entry buy yang sempurna pada saham kerikil bara.  Tetapi pemain saham seringkali menjadi "tergila-gila" untuk mencari informasi sebanyak mungkin dari pasar saham. Banyak pemain saham beranggapan bahwa dengan adanya informasi yang semakin banyak, mereka sanggup mempunyai bermacam-macam informasi yang sanggup dipakai untuk trading. Trader mencari informasi sebanyak mungkin wacana saham apa yang ingin dibeli, saham-saham apa yang bagus, baik dari berita, forum-forum saham, pendapat para pakar dan masih banyak lainnya. Jadi, b...

Hilangnya Opportunity Ketika Main Saham

Trading yang Benar
Dinamika yang terjadi di pasar saham tidak akan pernah dapat kita hindari. Sebagai "trader kecil" kita perlu menyesuaikan kondisi pasar saham dengan gaya trading kita masing-masing. Dinamika di pasar saham ini sangat berkaitan dengan opportunity. Opportunity atau kesempatan yang saya maksud yaitu opportunity untuk mencetak laba / profit.  Di pasar saham trader sering merasa kehilangan kesempatan alias opportunity untuk mencetak profit. Hal ini biasanya terjadi ketika trader melihat banyak harga saham yang naik, tetapi trader belum sempat mempunyai sahamnya. Trader alhasil gegabah membeli banyak saham yang ketika itu sahamnya sudah naik, alasannya yaitu 'takut ketinggalan kereta'. Dikarenakan pengambilan keputusan trading yang terburu-buru, trader tidak menyadari jikalau harga-h...

Harga Saham Turun, Harus Cut Loss Atau Hold?

Trading yang Benar
Dalam trading saham, terkadang analisis yang anda gunakan dapat saja meleset. Anda menganalisis harga saham akan naik, tetapi yang ada justru sebaliknya: Harga saham turun sehabis dibeli. Dalam banyak kasus, para trader sering bertanya pada saya: "Pak Heze, gimana nih saham ENRG harganya turun terus" " Pak, INDF kok turun terus ya. Saya enaknya cut loss atau hold saja. Apakah ada peluang naik lagi?"  Dilema yang sering dihadapi trader yakni menentukan apakah harus cut loss atau hold saja saham yang dibeli jikalau harganya turun. Nah, jikalau anda membeli saham dan saham anda turun, ada beberapa pilihan / opsi yang dapat anda lakukan:  1. Anda harus cut loss secepat mungkin apabila anda memegang saham-saham yang tidak likuid (saham gorengan), atau anda membeli saham yang berg...

Pasar Saham, Judi, Dan Transaksi Semu

Psikologi Trading, Trading yang Benar
Masyarakat masih banyak yang menganggap pasar saham sebagai daerah gambling dan judi. Hal ini bisa jadi benar, tergantung anda melihat dan memperlakukan trading saham dari sudut pandang yang mana. Saya sendiri pernah membahas kaitan antara pasar saham dan judi disini: Apakah Saham itu Judi? - Part I dan Apakah Saham itu Judi? - Part II Saya tidak bisa mengelak bahwa di pasar saham memang banyak "tangan-tangan kotor" yang bermain. Saya tidak bilang pasar saham judi, sebab sekali itu tergantung dari persepsi dan tujuan trading anda masing-masing. Tapi pasar saham juga bukan daerah yang benar-benar "bersih" sebab banyak permainan harga.  Hal ini menjadikan terkadang harga saham tidak mencerminkan nilai fundamentalnya. Harga saham yang digoreng ini bisa jadi melibatkan b...

Pandai Memilah Fakta Dan Opini/ Rumor Dalam Trading Saham

Psikologi Trading, Trading yang Benar
Pergerakan harga pasar saham dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya ialah informasi simpang siur. Berita itu sanggup dibedakan menjadi fakta, opini dan/ atau rumor. Fakta berarti ialah sesuatu yang sudah terjadi dan sanggup dibuktikan kebenarannya. Contoh: Laba PT A ialah sebesar Rp 500 miliar. Itu ialah fakta alasannya anda juga sanggup melihat kebenarannya pada laporan keuangannya, dan pengumuman keuntungan ialah disclosure perusahaan kepada publik.  Sedangkan opini ialah pendapat seseorang, korporasi atau instansi yang belum sanggup dibuktikan kebenarannya. Opini akan bermetamorfosis fakta kalau opini tersebut sudah benar2 direalisasikan.  Sebagai contoh, dikutip dari Kontan Online (6 Agustus 2018), diberitakan bahwa PT DOID Tbk berencana mengejar kontrak jangka panjang...