Tag: Psikologi

Jalan Tikus Para Iq Moderat, Jalan Sang Petarung

Jalan Tikus Para Iq Moderat, Jalan Sang Petarung

Psikologi
"Apa bedanya orang pandai dengan orang bodoh?" Orang pandai biasanya dipahami sebagai orang yang mempunyai IQ lebih tinggi, berkebalikan dengan orang bodoh. IQ sendiri merupakan standard evaluasi terhadap kecerdasan manusia. Sekitar 2/3 populasi insan berada pada IQ 85-115. Jika kau punya IQ 130, maka bisa dikatakan kecerdasanmu di atas rata-rata. Namun, dalam prakteknya evaluasi atas IQ hanya sebagai perangkat diagnostik saja. Jika ditemukan IQ di bawah 80, maka kudu cari tahu apa penyebab gangguan berfikirnya. Kecerdasan itu sendiri tak cukup diukur sebatas IQ saja. Kita butuh lebih dari sekedar IQ. Bursa saham tak sekedar pertemuan antara si pembeli dengan si penjual, tapi juga pertemuan antara si jenius dengan si jenius yang lain. Banyak di antaranya terlahir dengan IQ yang tinggi, ta...
Tumbangnya Si Provokator Akhir Langkahnya Sendiri

Tumbangnya Si Provokator Akhir Langkahnya Sendiri

Psikologi, Strategi
Pasar sudah mengetahui arah lanjutan, trader tidak. Maka dalam rentang waktu yang sempit, pergerakan harga menyerupai permainan pingpong saja. Lalu muncullah si provokator dengan massa yang besar untuk memperlihatkan perlawanan semata-mata hanya ingin mengetes kekuatan pasar. Ia membombardirnya dengan modal yang besar dengan alasan bahwa itulah satu-satunya cara untuk sanggup memaksa pasar bergerak sesuai keinginannya. Tapi pergerakan yang besar menyerupai itu justru akan mengaktifkan sinyal tertentu di pasar. Selalu ada pihak yang berlawanan dengan kekuatan modal yang besar juga, bahkan mungkin jauh lebih besar. Sayangnya ini bukan soal siapa yang punya modal paling kuat, melainkan siapa yang punya otak lebih encer. Masing-masing pihak harusnya mengerti bahwa pasar itu tak sanggup dipaksa...
Melek Situasi, Jangan Tertawa Terlalu Dini

Melek Situasi, Jangan Tertawa Terlalu Dini

Psikologi
Pergerakan harga saham itu ibarat jaring-jaring dengan letak lubang yang abstrak. Di satu waktu lubangnya menganga lebar, di waktu yang lain rapat luar biasa. Di satu waktu posisinya sanggup sangat rendah, di waktu lain posisinya sanggup sangat tinggi. Memprediksi pergerakan harga saham merupakan keasikan sekaligus kesengsaraan. Bagaimana tidak, sekali waktu prediksinya sanggup akurat, tapi waktu yang lain prediksinya sanggup meleset parah. Mereka yang belum sepenuhnya memahami situasi ibarat ini punya kebiasaan yang lebih kurang sama, yaitu sama-sama bangga yang amat sangat ketika prediksinya kebetulan kena. Ya tentu saja, siapa sih yang tidak? Tapi yang membedakannya, kegembiraan itu membuatnya merasa puas dan mencoba mengulanginya lagi. Dan apa yang terjadi? Ia mencoba menebak letak lub...
Totalitas Di Saham : Menunggu Kabar Dari Langit

Totalitas Di Saham : Menunggu Kabar Dari Langit

Psikologi
Dari awal terjun ke profesi pasar modal, saya sudah menyadari bahwa profesi ini sebetulnya sangat berat. Namun, lantaran rasa ketertarikan yang amat besar (tentu saja, pasar modal memang punya daya pikat yang kuat), maka saya berusaha sekuat tenaga untuk menepis perkiraan bahwa profesi ini berat. Dan saya ternyata tak sendiri. Dari banyak tulisan-tulisan yang pernah saya baca di buku, blog, forum, jarang sekali yang berani terang-terangan menyampaikan bahwa profesi ini berat. Rata-rata dengan pongahnya mengklaim bahwa itu semua bisa dicapai dengan cara yang simpel dan sederhana. Lantas apa yang terjadi? Ada bawel kosong yang terjawab. Sekali waktu prediksinya memang benar, tapi sekali waktu prediksinya meleset parah. Dan ketakutan akan profesi ini berat, bahkan benar-benar berat, semakin n...

Psikologi Pasar

Psikologi
Psikologi Pasar - Psikologi seorang trader memiliki dampak besar bagi kesuksesan-nya meraih profit didalam transaksi trading yang beliau lakukan. Ketakutan dan keserakahan merupakan potongan dari psikologi yang menjadi penyebab gagalnya seorang trader meraih kesuksesan untuk jangka panjang. Psikologi seorang trader sangat mensugesti setiap pengambilan keputusan dan tindakan-tindakan yang akan dilakukannya ketika membuka transaksi trading. Chris Perruna didalam artikel Catatan Sukses Trader Dunia menyampaikan bahwa : 95% para trader yang berkeinginan kuat gagal, lantaran mereka tidak sanggup mengatasi emosi psikolgi-nya sendiri yang diterjemahkan kedalan kebiasaan trading yang buruk. Selain dari faktor psikologi yang ada didalam diri sendiri, faktor lain yang juga sanggup menimbulkan...

Kenali Diri Anda Sebagai Seorang Trader Forex

Psikologi
Kenali Diri Anda Sebagai Seorang Trader Forex - Pada ketika Anda berguru perihal forex, maka secara tidak pribadi tentunya Anda akan mengetahui siapa itu George Soros, Paul Tudor atau Mark Weinstein. Mereka yaitu orang-orang yang telah meraih kesuksesan sebagai seorang trader. Saat Anda membaca sejarah perjalanan mereka menuju kesuksesan dan mempelajari taktik trading yang mereka gunakan, maka keingianan Anda yang muncul ketika itu yaitu meraih kesuksesan ibarat mereka dengan menerapkan taktik trading mereka kedalam acara trading Anda. Selanjutnya, mampukah Anda menjadi ibarat mereka ? George Soros yaitu salah satu tokoh trader dunia, pelaku bisnis keuangan dan ekonomi yang sukses. Seorang George Soros bisa menciptakan laba besar dan berhasil membuatkan modal-nya sampai milyaran dollar...
Si Pemain Ngotot Yang Sibuk Menggertak

Si Pemain Ngotot Yang Sibuk Menggertak

Bandar, Psikologi, Strategi
Naik turunnya harga saham itu tidak gampang. Ada yang terus menghalang-halangi biar harga tidak naik dengan cara mengganjal offer lagi dan lagi. Sebaliknya ada juga yang mengganjal bid terus-terusan biar harga tidak turun. Kedua agresi itu berakhir pada harga yang tak kemana-mana pada hari itu, meninggalkan kebingungan pada pelaku pasar tanpa pernah tahu mau kemana harga keesokannya. Aksi semacam itu disebut sebagai gertakan (bluffing), tapi buat apa menggertak? Jika saya hanya memegang 10 lot saham AALI, apakah saya pantas digertak? Muka gile. Sama ibarat gambar di samping ini, sudahlah kecil, ditekan pula. Ini butuh klarifikasi yang rada panjang. Di awal-awal berguru saham, saya pernah mengikuti sebuah seminar saham gratis di sebuah hotel. Di sana dijelaskan dasar-dasar analisis teknik...
Over The Limit, Butuh Lebih Dari Sekedar Motivasi

Over The Limit, Butuh Lebih Dari Sekedar Motivasi

Psikologi
Agar bisa berhasil di pasar saham, dibutuhkan lebih dari sekedar motivasi demi menemukan sistem yang sempurna dan cara sanksi yang sempurna pula. Dan untuk menemukan sistem semacam itu, mau tidak mau kau harus jatuh bangun, terjengkang, terkapar, terluka parah, kemudian bangun lagi, tersungkur lagi, bangun lagi, dan seterusnya, tapi sering kali yang terjadi hari demi hari performa trading malah makin parah dari sebelumnya, berkali-kali, berulang-ulang, hingga emosi memuncak alasannya yaitu merasa dibodohi pasar. Kegagalan sememangnya menjadi arahan atas 2 tanda, yaitu pertama, kau harus mundur atau kedua, kau tetap ngotot maju dengan resiko yang tak sedikit. Sebelum kau tetapkan untuk mundur, tidak ada salahnya lebih dulu kau membaca beberapa kalimat motivasi berikut ini. Ada beberapa ka...

Menentukan Pilihan, Antara Teknikal Dan Fundamental

Belajar Saham, Psikologi
Fundamental atau Teknikal?.) Sudah beberapa bulan belakangan ini saya memang lebih intens memperdalam analisa teknikal ketimbang fundamental. Alasan utama saya yaitu alasannya yaitu saya mempunyai perangkat yang cukup lengkap untuk menganalisa teknikal, sesuatu yang justru masih sangat minim saya miliki di analisa fundamental. Mungkin jikalau segala perangkat mendasar yang saya butuhkan sudah tersedia, saya akan kembali memperdalam analisa fundamental. Kalau ditanyakan mana yang lebih sulit menganalisa secara teknikal atau fundamental, jawabnya sama sulitnya. Kesulitan utama pada analisa teknikal yaitu pada menentukan kemungkinan sinyal dan target, sedangkan kesulitan utama pada analisa mendasar yaitu pada menentukan valuasi saham. Kalau soal screening saham, akurasi mendasar jauh lebih m...
Memahami Delusi : Berguru Dari Sebuah Gambar

Memahami Delusi : Berguru Dari Sebuah Gambar

Bandar, Psikologi
Tape Reading, Menghadapi Jurus Double Standard.) Bursa saham itu tidak didesain untuk menjebak pelaku pasar, bukan pula didesain untuk memenangkan bandar dan mengalahkan ritel. Kalau kau mengalami kerugian besar di pasar saham, itu tidak lain tidak bukan ialah kesalahanmu sendiri, bukan kesalahan pasar, bukan alasannya ialah kau dijebak pasar. Ilusi yang terlihat menyerupai harga mau naik tapi kenyataannya justru harga terjun bebas merupakan hal yang sudah terlalu sering saya saksikan. Volatilitas yang tinggi benar-benar menggoda para trader untuk ikut berpartisipasi di dalamnya tanpa pernah tahu tarian-tarian menyerupai itu hanya merupakan pergerakan alami pasar yang balasannya melahirkan ilusi. Banteng yang sibuk menyeruduk dari pagi hingga sore, tapi esok harinya justru termenung serib...