Tag: Prosedur Keuangan & Akuntansi

Standard Operating Procedure  Accounting & Finance – Part 1

Standard Operating Procedure Accounting & Finance – Part 1

Akuntansi, Prosedur Keuangan & Akuntansi
Sistem dan Prosedur Akuntansi adalah tata cara dari suatu proses pencatatan / Pembukuan (Akuntansi) dari Proses pencatatan transaksi, Spesial Jurnal, Buku Besar, Neraca Percobaan sampai menjadi Laporan Keuangan Perusahaan yang terdiri dari Laporan Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Modal, Laporan Arus Kas serta Loporan Akuntansi Manajemen Keuangan lainnya. Proses pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas yang timbul dari aktifitas operasional perusahaan, dari aktifitas investasi ataupun dari kegiatan pendanaan perlu disusun ketentuan - ketentuan yang berkaitan dengan proses pencatatan / pembukuan (Akuntansi) sebagai dasar atau pegangan untuk petunjuk pelaksanaan operasional yang dalam hal ini dinamaka...
Kebijakan & Mekanisme Piutang Dagang (Account Receivable) – Sop Part 3

Kebijakan & Mekanisme Piutang Dagang (Account Receivable) – Sop Part 3

Akuntansi, Prosedur Keuangan & Akuntansi
PIUTANG DAGANG (ACCOUNT RECEIVABLE) Aktifitas perusahaan sanggup berjalan dengan baik apabila sanggup memelihara cashflow nya secara optimal, namun kenyataannya bahwa perusahaan tidak hanya menjual barang atau jasa secara cash on delivery melainkan penjualan secara kredit dengan demikian muncul account Piutang Dagang. Perlu penanganan secara komprehensip atas Piutang dagang tersebut dari Perencanaan, pengelolaan, pengendalian dan kontrol biar kredit yang diberikan sanggup segera ditarik untuk pembiayaan operasional perusahaan. Kelonggaran dalam menarik piutang akan berakibat kemungkinan kesulitan cash flow dan timbul opportunity cost yang mesti dibayar dan sanggup berimbas pada harga pokok produksi yang tinggi dan kalah dalam persaingan. Perusahaan mengharapkan seluruh piu...
Kebijakan Dan Prosedure Persediaan (Inventory Control) – Sop Part 4

Kebijakan Dan Prosedure Persediaan (Inventory Control) – Sop Part 4

Akuntansi, Prosedur Keuangan & Akuntansi
PENGELOLAAN KONTROL PERSEDIAAN Manajemen persediaan ialah control atas segenap aktiva yang merupakan produk perusahaan, yang diperjual belikan dalam operasi sehari-hari. Persediaan mencakup : Persediaan materi mentah Persediaan barang dalam proses Persediaan barang jadi Manajemen persediaan menjadi sangat penting alasannya ialah akan memilih besaran investasi yang akan ditanamkan semoga pengelolaannya menjadi efektif dan umumnya besarnya lebih kurang 5.6 % dari total aktiva perusahaan. Kegunaan menciptakan inventory ialah untuk membebaskan operasi persediaan artinya menciptakan masing-masing fungsi bisnis bebas satu sama lainnya sehingga penutupan disuatu area tidak berakibat lebih jauh pada produksi dan penjualan produk jadi alasannya ialah berhentinya produ...
Kebijakan Dan Prosedure Treasury – Sop Part 5

Kebijakan Dan Prosedure Treasury – Sop Part 5

Akuntansi, Prosedur Keuangan & Akuntansi
SOP TREASURY Standar Operasional Prosedur Treasury Perusahaan mengacu pada mekamisme yang sesuai dengan prinsip serta standar keuangan dan diharapkan sanggup memenuhi standar akuntansi perusahaan manufaktur, akuntansi perusahaan dagang, Jasa dan lain-lain. Prosedur Akuntansi Keuangan ialah tata cara atau urut-urutan dari suatu proses keuangan sesuai dengan jenis transaksi keuangan baik penerimaan atau pengeluaran uang serta dokumen pendukung yang harus disertakan untuk menunjang keabsahan transaksi. Pengelolaan majemen keuangan dan tertib manajemen dan batasan proteksi wewenang atas pengelolaan bank maka maka dikelompokkan bank account sebagai berikut: Bank Master guna penerimaan hasil penjualan dan pendapatan lainnya dan pembayaran approval BOD B...
Kebijakan Dan Prosedure Umum Pajak – Sop Part 6

Kebijakan Dan Prosedure Umum Pajak – Sop Part 6

Akuntansi, Pajak, Prosedur Keuangan & Akuntansi
Kebijakan Umum Pajak  Kepala departemen pajak bertanggungjawab untuk merumuskan perencanaan pajak tahunan sebagai bagian dari perencanaan bisnis tahunan. Perencanaan pajak harus dibentuk untuk memaksimalkan penggunaan manfaat pajak, untuk menghindari inefisiensi dari pembayaran pajak dan memaksimalkan perolehan klaim pajak termasuk pengelolaan kerugian pajak. Kepala departemen pajak harus memastikan: Implementasi dari peraturan-peraturan pajak terkini, Akurasi dan kelengkapan seluruh perhitungan dan SPT, Penjadwalan penyelesaian kewajiban dan SPT sesuai kegiatan yang ditentukan oleh regulasi pajak Indonesia, Memberikan informasi yang lengkap kepada otoritas pajak, Penggunaan secara maksimal kemudahan dan manfaat pajak sesuai undang-undang dan regulasi pajak, juga batasan atura...
Kebijakan Dan Prosedure Aktiva Tetap (Fixed Assets) – Sop Part 7

Kebijakan Dan Prosedure Aktiva Tetap (Fixed Assets) – Sop Part 7

Akuntansi, Prosedur Keuangan & Akuntansi
KEBIJAKAN  DAN PROSEDUR OPERASI AKTIVA TETAP Definisi : Aktiva Tetap yakni aktiva berwujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dibangun terlebih dahulu yang dipergunakan dalam operasi perusahaan, tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun Penyusutan yakni alokasi sistimatik jumlah yang sanggup disusutkan  dari suatu aktiva sepanjang masa manfaat. Jumlah yang sanggup disusutkan (Depreciable amount) yakni biaya perolehan suatu aktiva atau jumlah lain yang disubstitusikan untuk biaya perolehan dalam laporan keuangan dikurangi nilai sisanya. Masa manfaat adalah periode suatu aktiva diharapkan digunakan oleh perusahaan: atau Jumlah produksi atau unit serupa yang dihara...
Kebijakan Dan Mekanisme Hutang Dagang (Account Payable) – Sop Part 2 – 1

Kebijakan Dan Mekanisme Hutang Dagang (Account Payable) – Sop Part 2 – 1

Akuntansi, Prosedur Keuangan & Akuntansi
HUTANG DAGANG (ACCOUNT PAYABLE) Pengadaan untuk keperluan memenuhi materi baku untuk produksi atau diolah Perusahaan dan untuk keperluan trading dimana materi baku yang dibeli pribadi dijual ke pelanggan. Dan untuk pembeliannya sanggup diperoleh dipasaran lokal atau dengan Import dan pembayarannya sanggup secara Cash atau dengan tempo. Secara kwantitatif barang yang dibeli mencapai beberapa item, dan untuk menentukan pemasok baik untuk barang-barang yang mempuyai masa (lifetime) panjang maupun untuk barang-barang cepat rusak (perishable) maka hal-hal pokok yang perlu diperhatikan : Pemasok memiliki akomodasi penunjang yang memadai Produknya sesuai dengan spesifikasi kita dan pemakai barang. Kondisi finansial pemasok yang cukup baik. Harga yang kompetitif dan real...
Kebijakan Dan Mekanisme Hutang Dagang (Account Payable) – Sop Part 2 – 2

Kebijakan Dan Mekanisme Hutang Dagang (Account Payable) – Sop Part 2 – 2

Akuntansi, Prosedur Keuangan & Akuntansi
Kebijakan Proses Invoice Supplier / Vendor Account Payable/Hutang perjuangan dicatat pada ketika invoice diterima atau terima faktur. Supplier telah mengirimkan dokumen invoice beserta bukti-bukti pendukungnya seperti: Surat Tanda Terima Barang/RR, Surat Jalan, faktur pajak, PO. Untuk Invoice dengan PO, maka PO diterima dari Purchasing Dept. sesudah PO diterbitkan. Untuk Invoice Non PO, invoice dan dokumen pendukung diterima dari user. Jatuh tempo pembayaran diakui sesudah invoice beserta bukti-bukti pendukungnya telah diterima dari supplier dan ada Tanda Terima Faktur. Jumlah hutang yang tercatat harus menurut bukti-bukti pendukung, untuk Invoice dengan PO maka harus disertai PO, Invoice, Faktur Pajak, Surat Tanda Terima Barang/Jasa/GR, Surat jalan/DO. Untuk Invoice Non PO bukti-bukti...
Kebijakan Dan Mekanisme Hutang Dagang (Account Payable) – Sop Part 2 – 3

Kebijakan Dan Mekanisme Hutang Dagang (Account Payable) – Sop Part 2 – 3

Akuntansi, Prosedur Keuangan & Akuntansi
Prosedur planning pembayaran hutang dagang. Membuat data-data hutang dagang per supplier menurut tanggal tukar faktur dan jatuh tempo pembayaran. Membuat analisa umur hutang menurut tanggal tukar faktur. Mamasukkan data-data hutang kedalam planning pembayaran menurut : Term of payment/jatuh tempo pembayaran hutang per supplier. Jumlah hutang yang akan dibayar. Memperhatikan skala prioritas alasannya ialah kontrak, keperluan mendesak dan lainnya. Mempertimbangkan jumlah dana yang tersedia.( atau dana yang akan masuk) Prosedur pembuatan kredit nota dari retur beli oleh Pemasok. Atas barang yang dibeli, dilakukan pengembalian barang alasannya ialah tidak sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui, contohnya alasannya ialah mutu, ukuran, expired date dan lain sebagainya, ...