Tag: Politik

Analisis Top Down Dan Bottom Up

Analisis Top Down Dan Bottom Up

Pasar Saham, Politik
Ada lebih dari 492 saham di BEI, kira-kira mana yang akan kita pilih sebagai portofolio? Pastinya kita selalu ingin menentukan yang terbaik. Nah, yang terbaik itu biasanya mempunyai 2 ciri yaitu berfundamental anggun dan berteknikal bagus. Namun, sebelum hingga ke soal fundamental-teknikal, lebih dulu ada metode analisis yang lazim diamalkan oleh pelaku pasar yaitu analisis top down dan bottom up. Analisis Top Down (Atas ke Bawah) Yaitu analisis dari makro ke mikro. Situasi ekonomi global dan domestik lebih dulu dinilai sebelum menentukan sektor apa yang bakalan mempunyai prospek lebih cerah ketimbang sektor lainnya. Contoh : ketika China sedang getol-getolnya memborong batubara, maka harga batubara terkerek naik. Pelaku pasar eksklusif melirik saham-saham sektor ini sebagai incaran, men...
Antara Jokowi, Dollar Dan Siklus Ekonomi – Bab 2

Antara Jokowi, Dollar Dan Siklus Ekonomi – Bab 2

Ekonomi, Politik, Valas
Kalau kedua grafik sebelumnya digabung menjadi satu, maka alhasil kira-kira akan menjadi ibarat gambar di atas. Tahun 2015 merupakan tahun dimana pasar sangat sulit diprediksi. Berdasarkan diagram siklus ekonomi, ketika harga komoditas rata-rata sudah cukup rendah, maka diasumsikan siklus ekonomi sedang berada di tahap Kontraksi Awal (Early Contraction). Tapi cobalah perhatikan IHSG pada rentang waktu Oktober 2014 s/d April 2015. Kita dapat melihat IHSG sedang giat-giatnya menanjak di ketika harga komoditas sedang anjlok. Lantas, bagaimana caranya kita dapat memahami bahwa itu di fase Kontraksi Awal? Sulit, lantaran secara budi Kontraksi Awal itu merupakan pergerakan turun sebelum rebound kuat. Lha, ketika itu IHSG sedang bull rally kok, sehingga fase Kontraksi Awal kurang sempurna buat ...
Antara Jokowi, Dollar Dan Siklus Ekonomi – Bab 1

Antara Jokowi, Dollar Dan Siklus Ekonomi – Bab 1

Ekonomi, Politik, Valas
Sekitar bulan Oktober 2015 lalu, para pelaku pasar banyak yang merasa sangat pesimis akan masa depan pasar saham. IHSG sudah terkoreksi -27% semenjak April 2015. Tak ayal banyak hujatan dan makian diarahkan pada pemerintahan yang baru, Jokowi-JK, yang dianggap gagal dalam menjaga situasi ekonomi yang kondusif, bahkan kekisruhan politik dianggap sebagai biang kerok terpuruknya IHSG. (Baca juga : Politikus yang bermain saham). Dollar sudah menyentuh Rp14700, dan sekonyong-konyong bermunculan prediksi bahwa dollar akan menembus Rp15000, bahkan mungkin ke Rp25000. Model prediksi dadakan menyerupai ini sudah menyerupai ritual rutin pelaku pasar. Jika secara umum dikuasai pesimis, maka IHSG akan ditawar ke harga yang lebih rendah, sambil memprediksi dollar, plus menyalahkan pemerintah. Kenapa m...
Pasar Saham Sebagai Miniatur Mentalitas Politikus, Mafia,Dan Pahlawan

Pasar Saham Sebagai Miniatur Mentalitas Politikus, Mafia,Dan Pahlawan

Pasar Saham, Politik, Psikologi
Saya tidak begitu memahami politik. Itu kata kunci utama yang harus dicatat. Ketika saya tetapkan untuk menggeluti dunia saham sekitar tamat tahun 2008 (awal bull market), saya sama sekali tidak punya citra apapun wacana pemerintahan, politik, dan sebagainya, sebab fokus saya semata-mata pada sukses trading dan investasi. Pemikiran saya sangat sederhana dikala itu : belakang layar trading tentunya terletak dari kemahiran membaca grafik dan menganalisa laporan keuangan. Sayangnya sesudah menjalani selama 5 tahun, saya gres menyadari bahwa ini tak sesederhana yang diperkirakan semula. Pasar saham menjadi sangat sulit terbaca sebab sarat dengan yang namanya POLITIK. Secara garis besar makna dan definisi politik ialah sebuah sikap atau kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan kebija...