Tag: Hutang

Saham = Riba? Iming-Iming, Mengukir Nama Di Udara

Saham = Riba? Iming-Iming, Mengukir Nama Di Udara

Hutang, Riba
Saya sering menelaaah kisah sukses dan gagal para investor saham dengan tujuan mengambil nasihat atas keberhasilan dan kegagalan tersebut. Itu penting buat menginspirasi saya dalam menyusun taktik di bursa saham. Karena sering kali kita tak bisa melihat kelemahan diri sendiri, tapi kita mungkin bisa mempelajarinya dari kelemahan orang lain. Namun ada 1-2 kisah yang selalu menciptakan saya tak tahan untuk tidak membahasnya, yaitu kisah-kisah gagal para investor kemudian menyalahkan bisnis saham dengan menyinggung-nyinggung soal syar'i, seakan-akan ingin menyampaikan bahwa ini ialah bisnis yang haram dan membawa tragedi alam kepada siapapun yang terjun di dalamnya. Berikut ini salah satu dongeng yang saya temukan. Tanggapan atas dongeng ini akan saya tuliskan setelahnya. Kutulis kisah ini...
Cara Supaya Bertahan Dan Tidak Gulung Tikar Di Pasar Saham – Bab 3

Cara Supaya Bertahan Dan Tidak Gulung Tikar Di Pasar Saham – Bab 3

Hutang, Pasar Saham, Strategi
Di belahan 3 ini kunci utama yang diberikan yakni administrasi uang (money management / MM). Saham sudah keburu nyangkut, mau pake MM apa lagi? MM itu bukan cuma buat mereka yang pegang cash, tapi juga mereka yang sedang pegang saham. Saham itu kan ekuitas yang sangat likuid. Pegang saham itu sama dengan pegang duit. Cara membereskan saham-saham yang nyangkut bergotong-royong gampang saja. Saya kebetulan bukan tipikal yang hobi melihat saham nyangkut setiap harinya di portofolio. Karena pengertian saham nyangkut buat saya yakni salah pilih saham dan salah menentukan momentum beli. Karena itulah saya jual semua saham-saham nyangkut tersebut, sehingga portofolio saya kembali higienis tanpa noda merah di dalamnya. Kenapa saya melaksanakan itu? Saya punya kepercayaan bahwa setiap kali reboun...
Cara Supaya Bertahan Dan Tidak Melarat Di Pasar Saham – Bab 2

Cara Supaya Bertahan Dan Tidak Melarat Di Pasar Saham – Bab 2

Hutang, Pasar Saham, Strategi
Setelah kau dapat menemukan solusi sementara untuk duduk kasus finansialmu, maka selanjutnya ialah menyusun seni administrasi biar modalmu dapat pulih, dan dapat menghasilkan profit bulanan. Ada 3 langkah penting yang harus dilakukan, yaitu : Langkah pertama : Hitung berapa kebutuhan modal untuk pulih. Jika modal Rp100 juta turun menjadi Rp60 juta, maka Loss rate-nya sebesar Rp40 juta (40%), dan butuh Recovery Rate-nya sebesar 66.67% (Rp40 juta/Rp60 juta). Nilai recovery rate selalu lebih besar dari Loss rate. Ini mengambarkan bahwa tiap kali modal turun, maka diharapkan persentase profit yang lebih besar untuk dapat pulih, alasannya ialah memakai modal yang tersisa. Dengan citra singkat menyerupai ini, tidak heran untuk pulih itu butuh usaha alasannya ialah persentase profitnya har...