Tag: Financial Freedom

Prinsip-Prinsip Dasar Investasi – Bab 7 (Selesai)

Prinsip-Prinsip Dasar Investasi – Bab 7 (Selesai)

Financial Freedom, Investasi
Teori Portofolio Portofolio ialah kumpulan investasi yang dimiliki oleh seseorang atau institusi. Konsep dasar portofolio ini ialah memininalisir risiko kerugian investasi dan mengoptimalkan hasil. Maka metode yang dipakai ialah memecah modal yang ada untuk dimasukkan ke dalam banyak sekali instrumen. Misalnya saham 40%, obligasi 35%, dan sisanya reksadana. Atau saham 20%, obligasi 60%, emas 10%, dollar 10%. Persentase masing-masing investasi ini berbeda-beda pada masing-masing orang sebab tergantung kemampuan seseorang memenej risiko investasi tersebut, sebagaimana tujuan awal dari penyusunan portofolio ini. Don't put all your eggs in one basket. Dengan demikian, kalau salah satu dari pilihan investasimu gagal (merugi), maka masih ada investasi di instrumen lain yang mungkin bisa menutup...
Prinsip-Prinsip Dasar Investasi – Bab 6

Prinsip-Prinsip Dasar Investasi – Bab 6

Financial Freedom, Investasi
Likuiditas Salah satu yang sering terlupakan dalam menilai suatu investasi ialah likuiditas. Buat yang belum paham apa itu likuiditas, dapat baca di Sesuatu Yang Disebut Likuiditas. Semakin likuid sebuah investasi, maka semakin menarik. Kenapa tingkat likuiditas ini menjadi penting untuk dipertimbangkan? Karena di dunia ini banyak kondisi-kondisi sosial politik baik yang sifatnya domestik maupun global yang tak dapat diprediksi. Harga sewaktu-waktu dapat ambruk tanpa pemberitahuan lebih dulu. Pasar dapat bertahan bergerak secara irrational ketimbang rational dalam jangka waktu yang cukup lama. Di sinilah pentingnya likuiditas itu. Semakin likuid sebuah instrumen investasi, maka semakin gampang menjual instrumen tersebut. Ini penting buat evakuasi aset kalau-kalau harganya terancam menurun...
Prinsip-Prinsip Dasar Investasi – Bab 5

Prinsip-Prinsip Dasar Investasi – Bab 5

Financial Freedom, Investasi
Jangka Waktu Pengembalian (Payback Period) yaitu seberapa cepat sebuah investasi akan balik modal (return on investment). Semakin cepat, semakin baik. Contoh : kau ditawari 2 buah investasi. Yang satu di bidang properti, sedang yang satunya lagi di tambak udang. Katakanlah modal untuk properti sebesar Rp2 milyar dengan rate of return (ROR) 17% per tahun. Sedangkan modal untuk tambak udang sebesar Rp500 juta dan ROR 15% per tahun. Investasi manakah yang bakal kau pilih dinilai dari jangka waktu pengembaliannya? Untuk properti, jangka waktu pengembaliannya yaitu 5 tahun 8 bulan (100% / 17%), dimana memperlihatkan hasil Rp340 juta / tahun. Untuk tambak udang, jangka waktu pengembaliannya 6 tahun 7 bulan, dimana memperlihatkan hasil Rp75 juta / tahun. Di atas kertas, maka dapat dinilai bahw...
Prinsip-Prinsip Dasar Investasi – Bab 4

Prinsip-Prinsip Dasar Investasi – Bab 4

Financial Freedom, Inflasi, Investasi
Tingkat Inflasi Inflasi berkaitan dengan bersahabat dengan nilai (valuasi) sebuah instrumen investasi, entah itu saham ataupun obligasi, bahkan berkaitan bersahabat dengan nilai dari mata uang itu sendiri. Ia ditandai dengan meningkatnya harga barang-barang yang terutama sekali di materi pokok. Semakin tinggi tingkat inflasi, maka semakin rendah nilai saham, obligasi, dan mata uang, alasannya ialah tingkat pengembalian menjadi lebih rendah. Misalnya, sebuah perusahaan memproduksi sepatu seharga Rp30.000 ,- per pasang. Kalau inflasi terjadi, maka perusahaan terpaksa menaikkan harga jual sepatu menjadi Rp35.000,- Kenaikan harga ini akan menciptakan pembeli harus merogoh kocek lebih banyak untuk mendapat sepasang sepatu yang sama. Dengan sendirinya jumlah pembeli akan menurun yang berakib...
Prinsip-Prinsip Dasar Investasi – Bab 3

Prinsip-Prinsip Dasar Investasi – Bab 3

Financial Freedom, Investasi
Risiko Investasi Tak ada investasi yang tak mengenal risiko. Atau jelasnya, tak ada investasi dengan risiko 0%. Konsep dasarnya yaitu semakin tinggi risiko sebuah investasi, maka semakin tinggi pula laba yang bisa diperoleh nantinya. Seiring dengan meningkatnya kemampuan analisis dan pengetahuan di bidang pasar modal, maka konsep ini bergeser menjadi 'Dengan risiko sekecil-kecilnya untuk meraih laba yang sebesar-besarnya', alasannya yaitu memang sejatinya antara risiko dan laba itu ibarat 2 sisi koin. Jika yang satu menghadap ke atas, maka yang satunya niscaya menghadap ke bawah. Begitupun, walaupun risiko bisa diperkecil, tapi tak pula bisa dijadikan nol. Ketahuilah, sekecil apapun risiko tersebut bisa menjadi besar bagi mereka yang tak memahami. Maka, sebelum kau terjun ke dunia pasar m...
Prinsip-Prinsip Dasar Investasi – Bab 2

Prinsip-Prinsip Dasar Investasi – Bab 2

Financial Freedom, Investasi
Tingkat Pengembalian HasilSetiap bentuk investasi yang baik selalu menawarkan hasil atau keuntungan. Biasanya dinyatakan dalam hitungan persen per tahun. Lebih lazim disebut dengan tingkat pengembalian hasil atau rate of return / ROR. Biasa juga disebut dengan Return of Investment (ROI). Tapi ROR ini bukan IRR (Internal Rate of Return) alasannya itu merupakan 2 hal yang berbeda. Cara perhitungannya cukup sederhana : ( hasil yang diperoleh / modal awal ) x 100%. Misalnya kau mendepostikan uangmu sebesar Rp10 juta selama setahun. Pada simpulan tahun tersebut ternyata uangmu telah bertambah menjadi Rp11 juta. Maka itu artinya ROR deposito sebesar 10% (Rp1 juta). Hasil ini diperoleh dari bunga deposito. Kebetulan aku pernah berinvestasi di sukuk ijarah dengan tingkat bagi hasil sebesar 12% pe...
Prinsip-Prinsip Dasar Investasi – Bab 1

Prinsip-Prinsip Dasar Investasi – Bab 1

Financial Freedom, Investasi
Walaupun dalam pengertian harfiahnya investasi itu dimaknai sebagai penanaman modal (yang sangat lazim dipahami oleh pasar riil), namun dalam praktek pasar finansial, investasi itu tak lebih dari sebuah instrumen. Ada banyak pilihan instrumen investasi ini yaitu tabungan, deposito, obligasi, sukuk, reksadana, dan saham. Dari instrumen ini, ada beberapa yang pribadi terhubung dengan perusahaan yang bersangkutan, yaitu obligasi, sukuk, dan saham, dimana dana yang diperoleh dari penerbitan instrumen-instrumen ini dipakai oleh perusahaan yang bersangkutan untuk kemajuan usahanya. Di pasar modal ada lebih dari 400 macam saham yang diperjual-belikan. Perusahan penerbit saham itu disebut emiten, dan sehabis perusahaannya terdaftar di BEI, maka dengan sendirinya ia menjadi perusahaan terbuka (Tb...