Tag: Ferdi Hasan

12 Milyar Investasi Ferdi Hasan Hilang Tak Berbekas

12 Milyar Investasi Ferdi Hasan Hilang Tak Berbekas

investasi emas
Masih belum hilang dari ingatan perihal penipuan berkedok investasi menyerupai mandiri investa, Speedline, Lexus, Koperasi Langit Biru, ECMC, VGMC dan GTIS. Penipuan berkedok investasi bodong ini tidak hanya menipu masyarakat ekonomi bawah, banyak juga selebriti tanah air yang terkena imbas dari penipuan investasi ini. Tidak hanya dari kalangan selebriti bahkan tenaga pengajar menyerupai dosen, pns (pegawai negeri sipil) juga ada yang hingga nekad  menggadaikan SK alasannya terbujuk iming-iming imbal hasil yang tinggi dari penipuan berkedok investasi model diatas. Baru-baru ini salah seorang presenter kondang Ferdi Hasan melaporkan perusahaan perencana investasi QM Financial ke Polda Metro Jaya. Penyebabnya, Ferdi rugi Rp 12 miliar di daerah investasi yang direkomendasikan perusahaan...
Otoritas Jasa Keuangan (Ojk) Telah Lepas Tangan Dalam Mengawasi Perkara Investasi Bodong

Otoritas Jasa Keuangan (Ojk) Telah Lepas Tangan Dalam Mengawasi Perkara Investasi Bodong

OJK
Klien QM Financial yang menjadi korban investasi bodong kembali bertambah. Kali ini, artis kondang Ferdi Hasan mengaku merugi miliaran rupiah. Hal ini tidak mengagetkan, lantaran beberapa jenis investasi yang ditawarkan oleh QM Financial memberikan imbal hasil tetap yang fantastis. Sebelum Ferdi, klien QM Financial yang mengaku tertipu yakni Hery Mada Indra. Ia merupakan salah satu dari 50 korban CV Panen Mas dengan total investasi Rp 10 miliar. Hery mengklaim rugi Rp 240,5 juta pada jenis investasi ini. Hery meminta pertanggungjawaban QM Financial selaku pihak yang merekomendasikan investasi ini. Ligwina Hananto, Chief Financial Officer (CEO) QM Financial memberikan kegiatan pengganti berupa investasi singkong dan timun di lokasi yang berbeda. Namun, Hery hanya menginginkan uangnya...
Ferdi Hasan Tidak Akan Memakai Lagi Jasa Perencana Keuangan

Ferdi Hasan Tidak Akan Memakai Lagi Jasa Perencana Keuangan

investasi emas
Kasus penipuan berkedok investasi masih sering terjadi di Indonesia. Saat ini yang lagi hangat menjadi topik perbincangan yaitu kasus Ferdi Hasan yang merasa tertipu sesudah mengikuti saran dari salah satu perencana keuangan atau financial planner. Apa sich bahwasanya perencana keuangan itu? Yang dimaksud dengan perencanaan keuangan (Financial Planning) yaitu proses untuk merencanakan dan mengelola keuangan pribadi/keluarga/klien dalam rangka mencapai apa yang dicita-citakannya. Orang yang berprofesi dalam bidang perencanaan keuangan ini dikenal dengan sebutan perencana keuangan (financial planner). Tugas dari seorang perencana keuangan yaitu membantu mewujudkan mimpi/cita-cita dari klien yang dibantunya dengan mengelola dan mengalokasikan dana pada investasi-investasi yang produktif....
Ferdi Hasan Kecewa Atas Perilaku Ojk (Otoritas Jasa Keuangan)

Ferdi Hasan Kecewa Atas Perilaku Ojk (Otoritas Jasa Keuangan)

investasi emas, OJK
Presenter kondang, Ferdi Hasan mengaku kecewa atas perilaku Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyatakan perkara penipuan investasi yang dilakukan perusahaan perencana keuangan (financial planner) Quantum Magna (QM) merupakan kesalahan dari investor. Ferdi Hasan merasa tertipu atas saran dari perusahaan financial planner yang menciptakan dirinya rugi sekira Rp 12 miliar. "Mereka bilang begitu tanpa mendengar dari pihak kita. Seharusnya sebagai regulator jangan komentar dulu, kalau sudah ketemu dengan kita dan terperinci gres sanggup ngomong," ujar Ferdi dikala ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (16/4/2014) sumber:ekonomy.ekozone.com Ferdi menambahkan, walaupun di OJK belum ada hukum mainnya, namun diperlukan regulator sanggup menciptakan peraturannya sebab ...
Tipu-Tipu Investasi Bodong

Tipu-Tipu Investasi Bodong

Investasi
Akibat dituding melanggar instruksi etik seorang financial planner, Bos Quantum Magna (QM) Financial, Ligwina Hananto diadukan oleh kliennya ke Financial Planning Standards Board (FPSB). Jangan tergiur iming-iming untung besar jikalau ingin selamat dalam berinvestasi. Iming-iming laba berlipat ganda dari sebuah produk investasi kembali memakan korban. Kali ini para korban maupun financial planner nya kebetulan cukup populer di bidangnya masing-masing. Sang korban ialah presenter Ferdi Hasan. Sementara pihak yang dituding mangakibatkan kerugian terhadap peraih penghargaan Panasonic Award 2002 dan 2003 itu ialah financial planner kondang Ligwina Hananto yang mengelola Quantum Magna Financial (QM Financial). Ferdi Hasan yang pamornya terangkat oleh program kuis di televisi ini mengaku ...

Investasi Itu Ada Resikonya

Uncategorized
Jebolnya investasi Ferdi Hasan akhir banyak sekali sebab, diantaranya ada yang pengelolanya kabur, pengelolanya menyatakan pailit, ada yang tertangkap polisi dan ada yang tidak terang kemana orangnya. Akhirnya Ferdi ikut repot menangani semua. Ferdi menyadari bahwa, terutama yang terakhir-terakhir ini, investasi itu ada resikonya. Tetapi yang menimpa Ferdi bukan sekedar duduk masalah risiko investasi, bedakan resiko investasi dan penipuan. Terkait hal tersebut dikala ini Ferdi hanya meminta pertanggung balasan secara instruksi etik dan hukum. Kalau duduk masalah uang sudah mustahil kembali lagi. Namun biar praktik ini tidak berulang lagi sehingga dibentuk dampak jera sehingga tidak dapat dibiarkan. Dan ada aturan main serta kejelasan dalam sumbangan terhadap konsumen pengguna jasa fina...
Ferdi Hasan Mendapat Kembali Sebagian Dana Investasinya

Ferdi Hasan Mendapat Kembali Sebagian Dana Investasinya

OJK
Upaya yang dilakukan presenter televisi Ferdi Hasan untuk mendapat kembali dana investasinya yang lenyap mulai berbuah. Salah satunya, PT Jaty Arthamas Rizky yang berjanji akan mengembalikan duit Ferdi senilai Rp 1,05 miliar. Pengembalian dana investasi Ferdi di Jaty Arthamas senilai Rp 1,05 miliar itu dilakukan secara sedikit demi sedikit sampai lunas selama delapan bulan. Untuk pembayaran tahap pertama telah dituntaskan Santi kepada Ferdi, kemarin. "Alhamdulillah sudah deal. Kami mengembalikan investasi Mas Ferdi secara sedikit demi sedikit setiap awal bulan," terperinci Santi kepada Kontan. Khabar berikutnya tiba dari Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Tanpa banyak yang tahu, final April lalu, pengadilan membatalkan kesepakatan pembayaran utang antara PT Gold Bullion Indonesia (GBI) den...