Tag: BTN

Akuisisi Btn Oleh Berdikari Menciptakan Bank Berdikari Menjadi Besar

Akuisisi Btn Oleh Berdikari Menciptakan Bank Berdikari Menjadi Besar

pasar valuta asing
SELEPAS program resmi, sudah lazim Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan akan mendapatkan wawancara dengan para wartawan. Begitu pula sehabis penandatanganan nota kolaborasi dua perusahaan negara di kantornya, PT Kimia Farma dan PT Garam, pada Selasa, 22 April lalu. Dengan ciri khas sepatu kets (kali ini bermerek “DI 19”), meski mengenakan jas dan kemeja putih, Dahlan Iskan segera mengambil posisi untuk wawancara. Hanya sedikit wartawan yang berminat pada urusan garam, yang gres saja digelar acaranya, tapi banyak yang bertanya soal yang sedang diributkan: rencana akuisisi Bank Tabungan Negara oleh Bank Mandiri. Semula Dahlan menjelaskan dengan nada biasa, soal benefit kalau bank yang banyak mengucurkan kredit untuk perumahan menengah ke bawah, BTN, menjadi anak perjuangan Mandi
Rencana Akuisisi Btn Oleh Bank Berdikari Menyebabkan Pro Dan Kontra

Rencana Akuisisi Btn Oleh Bank Berdikari Menyebabkan Pro Dan Kontra

pasar valuta asing
Pro dan kontra terus mengiringi rencana Bank Mandiri mengakuisisi Bank Tabungan Negara (BTN). Pihak yang pro akuisisi menyebut langkah Bank Mandiri itu bisa menjadi legacy (warisan) berharga yang ditinggalkan Presiden Akuisisi BTN oleh Mandiri membuat Bank Mandiri menjadi besar. Sementara peneliti LIPI, Latief Adam menilai rencana akuisisi BTN oleh Mandiri merupakan hal nyata dan perlu dilanjutkan meski gerakan penolakan masih cukup kuat. Pasalnya, tantangan yang dihadapi Indonesia di abad Masyarakat Ekonomi Asean 2015 sangat besar, sehingga membutuhkan bank yang besar lengan berkuasa dan bisa berkompetisi dengan bank-bank lainya. Sayangnya, kata Latief, gagasan yang baik itu tidak dikomunikasikan secara baik sehingga ada penolakan yang keras dari serikat pekerja BUMN. “Kalau mau di
Yang Konsisten Menangani Kredit Perumahan Hanya Bank Btn

Yang Konsisten Menangani Kredit Perumahan Hanya Bank Btn

pasar valuta asing
Bukan Cuma Urusan BTN. Kekurangan pasokan rumah terjangkau menjadi salah satu alasan rencana pencaplokan BTN oleh Mandiri. Tapi kalangan perumahan menyatakan kekurangan rumah bukan dilema BTN. Tinggal di rumah sendiri menjadi harapan setiap orang apalagi menjadi harapan setiap trader. Rumah hunian yang nyaman sangat disukai oleh para trader sehingga bisa mendulang profit tiap bulannya di market. Bahkan seseorang rela untuk membayar uang muka Rp 30 juta untuk rumah seluas 36 meter persegi dengan luas tanah 60 meter persegi demi kenyamanan rumah huni daerah tinggal. Rencana akuisisi BTN oleh Bank Mandiri menimbulkan Pro dan Kontra. Banyak ketika ini yang menunjukkan kredit perumahan rumah bersubsidi lewat kegiatan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Karena harganya dis...