Tag: Belajar Saham

Gerilya Diversifikasi, Antisipasi Yang Tak Terprediksi

Belajar Saham
Membuat Trading Plan Sendiri)"Selain konsistensi, masih ada hal lain yang lebih penting ketimbang sibuk membanding-bandingkan persentase profit." (Rahasia Di Balik Gemerlapnya Bintang) Waktu merupakan elemen yang sangat sulit, atau bahkan mungkin tak bisa, diprediksi. Banyak ragam analisis saham, tapi hampir rata-rata tak bisa memasukkan elemen waktu ke dalam prediksinya. Seperti pertanyaan "Kapan sebuah saham sudah layak dibeli?". Biasanya dijawab dengan "Tunggu di support sekian." Setelah harga benar-benar sudah berada di support yang dimaksud, pertanyaan akan berubah menjadi "Apakah sudah saatnya membeli?" Dan jawabannya pun berubah menjadi "Tunggu jikalau berhasil tembus resisten sekian." Apa kesan berpengaruh yang tergambar pada situasi menyerupai ini? Kesan kuatnya yaitu bahwa trader...
Menulis Jurnal Trading Sendiri

Menulis Jurnal Trading Sendiri

Belajar Saham
Mencari model analisis yang ideal tidak menyerupai memetik buah dari pohonnya. Lebih dulu dilakukan riset yang mendalam. Secara umum, riset bertujuan untuk mencari model portofolio ideal sesuai dengan sistem yang ada. Secara khusus, riset bertujuan untuk menemukan inti persoalan dalam analisis saham untuk selanjutnya mencari solusi yang terbaik buat mengatasinya. Beberapa pola hasil riset soal saham bisa diunduh secara gratis dari sekuritas yang bersangkutan. Memang ada yang memberikannya secara cuma-cuma, tapi ada juga yang berbayar, terutama sekali untuk riset-riset yang melibatkan perangkat analisis tertentu yang mahal harganya. Tulisan kali ini membahas cara menulis jurnal trading sendiri. Jurnal itu sendiri merupakan kumpulan catatan dari riset yang dilakukan selama berbulan-bulan h...
Membuat Trading Plan Sendiri

Membuat Trading Plan Sendiri

Belajar Saham
Semua trader menginginkan rencana trading yang benar-benar manis dan akurat. Bagus tidaknya sebuah planning trading sangat tergantung kepada kemampuan dan pengalaman invididu melaksanakan analisis. Semakin detil, tentunya semakin baik. Problem utama dalam menyusun planning trading yaitu mindset, alasannya yaitu mindset ini akan membentuk sudut pandangmu terhadap pasar saham. Apakah kau akan memandang pasar ini dengan kacamata trader, investor, atau scalper, itu akan sangat mempengaruhi planning trading yang akan kau susun nanti. Detil dalam rencana trading merupakan elemen yang sangat penting. Dulu ada seorang trader yang menyarankan semoga kita tidak usah terlalu akurat sekali dalam menganalisis saham. Misalnya dalam menarik garis, meletakkan suport dan resisten, membaca indikator, dan ...
Membuat Sistem Yang Tradable

Membuat Sistem Yang Tradable

Belajar Saham
Di luar sana ada ribuan macam sistem trading, lengkap dengan model analisis dan testimoni oleh masing-masing pelakunya. Beberapa sudah diajarkan lewat seminar, tapi tak jarang justru diketahui ketika iseng-iseng bergabung di forum, blog, dan sebagainya. "Oh ternyata ada ya model analisis ibarat ini", begitulah kira-kira komentar trader tiap kali melihat ada gaya analisis dan trading yang unik. Dengan melihat satu persatu model analisis, mendiskusikan sistem trading apa yang anggun buat dijalankan, maka bertahap kita akan memahami konsep sistem ibarat apa yang kita inginkan buat ke depannya. Dan dengan cepat jari jemari akan mencorat-coret, mengetikkan ke dalam catatan harian, mengenai sistem trading yang akan dijalankan. Tapi sayangnya, kasus pertama sekaligus terbesar yang harus dihadapi ...
Multitafsir Analisa Teknikal

Multitafsir Analisa Teknikal

Belajar Saham
IHSG Review 25-02-2017). Ada banyak penganut Elliot Wave di luar sana yang mempunyai teori yang berbeda. Contoh sederhana, wave 3 haruslah yang terpanjang. Saya tak sependapat. Dalam prakteknya wave 3 tidak selalu menjadi yang terpanjang, tapi tak pernah menjadi yang terpendek. Perbedaan teori ini memang sangat kecil, tapi sangat besar lengan berkuasa pada proses hitungan wave-wave selanjutnya dan ibarat biasa akan memancing debat, saling ejek, bahkan saling nyinyir. Jangankan Elliot Wave yang sering dianggap teknikal berat, yang dianggap ringan ibarat moving average, contoh grafik, dan sebagainya pun masih banyak yang berbeda pendapat. Ini bukanlah soal siapa yang benar atau salah, tapi soal metode mana yang dianggap lebih (bukan paling) cocok buat pasar. (Baca juga : Sistem Trading : Coc...
Jalan Terjal Para Penikmat Hoax

Jalan Terjal Para Penikmat Hoax

Belajar Saham
Rumus baku sukses di bidang apapun yaitu mindset yang benar. Ini merupakan rumusan yang tak sanggup ditawar-tawar. Yang membedakan seorang amatiran dengan profesional yaitu mindset-nya. Mindset ini akan memilih langkah apa yang akan diambil ke depannya. Jika mindset sudah keliru, maka biasanya langkah yang diambil pun akan keliru. Dan jikalau kekeliruan ini berkelanjutan, maka jalan yang diambil itu akan mengarah ke kehancuran, sadar atau tidak sadar ia melakukannya. Pasar modal merupakan bisnis yang kejam. Ia tak mengenal siapa lawan dan siapa kawan. Yang berlawanan dengannya akan disapu bersih. Dan yang berkawan dengannya akan diangkat naik ke harga yang tinggi. Karena itu membutuhkan akurasi analisis yang benar-benar mumpuni. Segala data yang dianggap penting harus diolah, dan yang d...
Konsep Lain Dari Akumulasi Dan Distribusi – Bab 2

Konsep Lain Dari Akumulasi Dan Distribusi – Bab 2

Bandar, Belajar Saham, Strategi
Gambar di atas merupakan pengembangan dari gambar sebelumnya di Bagian 1 yang lalu. Terlihat lebih lengkap dengan garis warna-warni menandai fase yang sedang berlangsung. Gambar ini saya peroleh dari www.readtheticker.com. Jika pada gambar potongan 1 hanya ada 4 fase (accumulation, distribution, mark up, mark down), maka di sini ada 6 fase lantaran ada 2 fase komplemen yaitu re-accumulation dan re-distribution. Garis warna biru menandai daya beli yang besar dan daya jual yang lemah. Hampir semua pelaku pasar meyakini konsep bahwa fase akumulasi merupakan fase dimana pembeli yang dominan, namun dalam kenyataannya tidak begitu. Penjual dapat jadi lebih dominan, hanya saja entah kenapa harga tak lagi turun lebih jauh. Yang ibarat ini sering sekali saya temukan secara kebetulan. Posisi bid ...
Konsep Lain Dari Akumulasi Dan Distribusi – Bab 1

Konsep Lain Dari Akumulasi Dan Distribusi – Bab 1

Bandar, Belajar Saham, Strategi
Konsep akumulasi-distribusi termasuk salah satu konsep dasar investasi / trading yang harus dipahami oleh setiap pelaku pasar, selain support-resisten, trend, jangka waktu, administrasi uang, dan sebagainya. Akumulasi dimaknai sebagai agresi mengumpulkan saham sebanyak yang sanggup pada ketika harga dinilai masih murah / rendah. Distribusi dimaknai sebagai agresi menjual saham sebanyak yang sanggup pada ketika harga dinilai sudah mahal / tinggi. Jika sebuah saham dikatakan sedang diakumulasi, maka perkiraan yang pertama kali muncul ialah saham itu akan segera dibawa naik. Sebaliknya, distribusi diasumsikan saham akan segera dibawa turun. Konsep ini lebih yummy buat diucapkan ketimbang dikerjakan, alasannya memang dalam prakteknya tak semudah yang disangkakan sebelumnya. Awalnya wangsit p...

Menentukan Pilihan, Antara Teknikal Dan Fundamental

Belajar Saham, Psikologi
Fundamental atau Teknikal?.) Sudah beberapa bulan belakangan ini saya memang lebih intens memperdalam analisa teknikal ketimbang fundamental. Alasan utama saya yaitu alasannya yaitu saya mempunyai perangkat yang cukup lengkap untuk menganalisa teknikal, sesuatu yang justru masih sangat minim saya miliki di analisa fundamental. Mungkin jikalau segala perangkat mendasar yang saya butuhkan sudah tersedia, saya akan kembali memperdalam analisa fundamental. Kalau ditanyakan mana yang lebih sulit menganalisa secara teknikal atau fundamental, jawabnya sama sulitnya. Kesulitan utama pada analisa teknikal yaitu pada menentukan kemungkinan sinyal dan target, sedangkan kesulitan utama pada analisa mendasar yaitu pada menentukan valuasi saham. Kalau soal screening saham, akurasi mendasar jauh lebih m...
Spekulasi Vs Judi, Dunia Yang Berbeda – Bab 4 (Selesai)

Spekulasi Vs Judi, Dunia Yang Berbeda – Bab 4 (Selesai)

Belajar Saham
Konsep sistem bursa saham itu bukanlah taruhan, bukan pula permainan, melainkan lelang. Uniknya di sini harga sanggup dilelang naik tapi juga sanggup dilelang turun, tergantung nilai dari saham yang bersangkutan, sehingga tak berbeda dari jual beli biasa yang dipengaruhi kondisi supplai dan demand. Penentuan nilai ini sanggup secara fundamental, sanggup secara teknikal; sanggup jangka waktu pendek, sanggup jangka waktu panjang. NIlai juga sangat tergantung dengan kondisi politik dan ekonomi, kebijakan-kebijakan yang diambil, serta besar-kecilnya arus modal yang masuk. Karena evaluasi atas nilai umumnya bersifat subjektif (penilaian objektif hanya berdasarkan pendapat eksklusif masing-masing orang), maka muncul semacam kompetisi / persaingan dalam menganalisa saham. Persaingan inilah yang ...