Tag: Bandar

Membedah Hft, Konsep Trading Ala Robot

Membedah Hft, Konsep Trading Ala Robot

Bandar, Strategi
Trading itu perihal probabilitas, kesempatan, dan resiko. Fundamentalis biasanya sangat ketat dalam membatasi resiko lebih dulu, barulah menilai probabilitas (yaitu dalam hal ini menghitung nilai saham), untuk selanjutnya menunggu kesempatan paling sempurna untuk masuk (yaitu ketika harga saham sudah undervalued). Berbeda dengan teknikalis yang biasanya lebih dulu fokus dalam menilai probabilitas (yaitu mana saham yang berpeluang naik, mana yang tidak), menemukan kesempatan terbaik ketika di trading harian (yaitu dengan menilai indikator, support-resisten, trigger, dan sebagainya), kemudian membatasi resiko lewat administrasi uang. Di luar 2 konsep ini, ada satu konsep lagi yang lebih menitikberatkan pada pengambilan kesempatan (sekecil apapun itu), kemudian menentukan saham dengan proba...
Trik Di Pasar Saham, Apa Yang Kau Cari?

Trik Di Pasar Saham, Apa Yang Kau Cari?

Bandar, Pasar Saham
Trik merupakan cara sederhana untuk meraih profit dengan cara memanfaatkan celah (bug) dari sebuah sistem. Kita tentu yakin bahwa di dalam sebuah sistem yang paling hebat sekalipun, niscaya akan selalu ada celah di situ. Dan kalau kita berhasil mengenali celah tersebut, maka terbuka peluang untuk meraih profit dengan cara yang mudah. Lebih disukai kalau celah tersebut belum diketahui oleh banyak orang. Adakah celah semacam itu di bursa saham? Pergerakan pasar sering kali tak terduga. Analis harus berjuang lebih keras untuk menemukan solusi demi mengantisipasi itu. Lebih disukai solusi yang gampang dan sederhana. Solusi semacam itu disebut sebagai trik. Beragam metode bermunculan. Alhasil ada begitu banyak trik. Lebih kurang trik-trik tersebut membahas seputar membaca candlestick lebih de...
Si Pemain Ngotot Yang Sibuk Menggertak

Si Pemain Ngotot Yang Sibuk Menggertak

Bandar, Psikologi, Strategi
Naik turunnya harga saham itu tidak gampang. Ada yang terus menghalang-halangi biar harga tidak naik dengan cara mengganjal offer lagi dan lagi. Sebaliknya ada juga yang mengganjal bid terus-terusan biar harga tidak turun. Kedua agresi itu berakhir pada harga yang tak kemana-mana pada hari itu, meninggalkan kebingungan pada pelaku pasar tanpa pernah tahu mau kemana harga keesokannya. Aksi semacam itu disebut sebagai gertakan (bluffing), tapi buat apa menggertak? Jika saya hanya memegang 10 lot saham AALI, apakah saya pantas digertak? Muka gile. Sama ibarat gambar di samping ini, sudahlah kecil, ditekan pula. Ini butuh klarifikasi yang rada panjang. Di awal-awal berguru saham, saya pernah mengikuti sebuah seminar saham gratis di sebuah hotel. Di sana dijelaskan dasar-dasar analisis teknik...
Konsep Lain Dari Akumulasi Dan Distribusi – Bab 2

Konsep Lain Dari Akumulasi Dan Distribusi – Bab 2

Bandar, Belajar Saham, Strategi
Gambar di atas merupakan pengembangan dari gambar sebelumnya di Bagian 1 yang lalu. Terlihat lebih lengkap dengan garis warna-warni menandai fase yang sedang berlangsung. Gambar ini saya peroleh dari www.readtheticker.com. Jika pada gambar potongan 1 hanya ada 4 fase (accumulation, distribution, mark up, mark down), maka di sini ada 6 fase lantaran ada 2 fase komplemen yaitu re-accumulation dan re-distribution. Garis warna biru menandai daya beli yang besar dan daya jual yang lemah. Hampir semua pelaku pasar meyakini konsep bahwa fase akumulasi merupakan fase dimana pembeli yang dominan, namun dalam kenyataannya tidak begitu. Penjual dapat jadi lebih dominan, hanya saja entah kenapa harga tak lagi turun lebih jauh. Yang ibarat ini sering sekali saya temukan secara kebetulan. Posisi bid ...
Konsep Lain Dari Akumulasi Dan Distribusi – Bab 1

Konsep Lain Dari Akumulasi Dan Distribusi – Bab 1

Bandar, Belajar Saham, Strategi
Konsep akumulasi-distribusi termasuk salah satu konsep dasar investasi / trading yang harus dipahami oleh setiap pelaku pasar, selain support-resisten, trend, jangka waktu, administrasi uang, dan sebagainya. Akumulasi dimaknai sebagai agresi mengumpulkan saham sebanyak yang sanggup pada ketika harga dinilai masih murah / rendah. Distribusi dimaknai sebagai agresi menjual saham sebanyak yang sanggup pada ketika harga dinilai sudah mahal / tinggi. Jika sebuah saham dikatakan sedang diakumulasi, maka perkiraan yang pertama kali muncul ialah saham itu akan segera dibawa naik. Sebaliknya, distribusi diasumsikan saham akan segera dibawa turun. Konsep ini lebih yummy buat diucapkan ketimbang dikerjakan, alasannya memang dalam prakteknya tak semudah yang disangkakan sebelumnya. Awalnya wangsit p...
Ragam Cara Buat Si Pecundang Pelanggar Aturan

Ragam Cara Buat Si Pecundang Pelanggar Aturan

Bandar
Dalam setiap bisnis atau perjuangan akan selalu ada pihak-pihak yang mencoba untuk berbuat curang demi mendapat laba besar dalam waktu singkat. Namanya pun curang, maka sudah niscaya melanggar hukum dan isyarat etik. Terlepas apakah agresi curang tersebut akan berbuah elok atau pahit, yang namanya curang tetaplah curang. Saya menyebutnya si pecundang pelanggar aturan alasannya yaitu orang-orang menyerupai ini biasanya sudah kehabisan nalar buat meraup laba dengan cara higienis di bursa saham. Pecundang selalu beralasan bahwa berbuat curang merupakan satu-satunya cara semoga bisa memetik laba dari pasar yang mana alasan tersebut hanya masuk keranjang sampah. Berikut ini ragam praktek yang sering menyalahi hukum dan isyarat etik : Cornering Corening merupakan perjuangan menggoreng saham. ...
Memahami Delusi : Berguru Dari Sebuah Gambar

Memahami Delusi : Berguru Dari Sebuah Gambar

Bandar, Psikologi
Tape Reading, Menghadapi Jurus Double Standard.) Bursa saham itu tidak didesain untuk menjebak pelaku pasar, bukan pula didesain untuk memenangkan bandar dan mengalahkan ritel. Kalau kau mengalami kerugian besar di pasar saham, itu tidak lain tidak bukan ialah kesalahanmu sendiri, bukan kesalahan pasar, bukan alasannya ialah kau dijebak pasar. Ilusi yang terlihat menyerupai harga mau naik tapi kenyataannya justru harga terjun bebas merupakan hal yang sudah terlalu sering saya saksikan. Volatilitas yang tinggi benar-benar menggoda para trader untuk ikut berpartisipasi di dalamnya tanpa pernah tahu tarian-tarian menyerupai itu hanya merupakan pergerakan alami pasar yang balasannya melahirkan ilusi. Banteng yang sibuk menyeruduk dari pagi hingga sore, tapi esok harinya justru termenung serib...
Breakout Bid – Offer, Melihat Cahaya Tanpa Tahu Arah

Breakout Bid – Offer, Melihat Cahaya Tanpa Tahu Arah

Bandar
Ini merupakan kelanjutan dari Tape Reading yang saya postingkan beberapa waktu lalu. Sebenarnya berbagai bahasan yang dapat diulas dari topik TR ini. Hal-hal yang berkaitan dengan membaca pergerakan harga, sanksi order yang masif dan cepat, posisi dan contoh volume yang terbentuk, tak ketinggalan manuver-manuver puluhan sekuritas yang ikut di dalamnya, plus antrian bid-offer yang mengherankan, pastinya akan memancing rasa ingin tau trader untuk mendalaminya lebih lanjut. Di artikel ini saya menuliskan sbb : Breakout offer tebal, kemudian harga naik 3 tick. Esoknya harga malah turun sedikit di bawah harga offer tebal kemaren. Apakah itu penurunan yang sementara sebelum naik lebih tinggi? Ini akan membuatmu berfikir bahwa bandar yang melaksanakan breakout offer kemaren tentunya tidak aka...
Tape Reading, Menghadapi Jurus Double Standard – Bab 2

Tape Reading, Menghadapi Jurus Double Standard – Bab 2

Bandar, Belajar Saham, Pasar Saham
Pertanyaannya, seberapa besar tingkat keberhasilan trading dari TR ini? Sebelum saya menjawab ini, saya akan lanjutkan illustrasi dari penggalan 1 kemarin. Setelah beberapa menit berlalu, posisi bid offer bermetamorfosis ibarat di bawah ini : LotBidOfferLot 2354126512702333 245126012751851 154125512802876 300125012851501 158112451290285 58912401295784 52239630 Jreng!! Ternyata ada bandar gila yang dengan gagah berani menerobos ganjalan offer tebal 1265. Pesan yang mau disampaikan tentunya harga akan dibawa naik dengan alasan yang kita tak pernah tahu pasti. Apakah ia benar-benar akan naik? Ya belum tentu. Masih banyak rentetetan tarian yang harus dilewati sebelum melihat bahwa harga benar-benar akan naik atau turun. Biasanya jemari trader dengan otomatis akan mencar...
Tape Reading, Menghadapi Jurus Double Standard – Bab 1

Tape Reading, Menghadapi Jurus Double Standard – Bab 1

Bandar, Belajar Saham, Pasar Saham
Tape Reading yaitu seni membaca pergerakan saham memakai live trade melibatkan tak hanya harga, tapi juga jumlah order dari bid / offer per ticknya, total bid / offernya (5, 10, 20 baris dan sebagainya), kecepatan order, plus sekuritas mana yang melaksanakan order tersebut, tak lupa menganalisa sanksi oleh Foreign (F) dan Domestic (D). Dengan cara ini diperlukan trader dapat mengenali waktu yang sempurna untuk membeli atau menjual. Buat mereka yang gres terjun ke dunia saham, maka hal menarik pertama yang akan ditemui yaitu tape reading ini - selanjutnya akan saya singkat TR saja. Sebegitu menariknya TR ini sampai trader menyebutnya sebagai iklan berjalan, alasannya yaitu fungsinya sudah menyerupai sekali menyerupai tayangan iklan di televisi yang sedang asik ditonton yang dapat menarik ...